Rabu, 10 Maret 2010

Mengapa Mesti Menutup Aurat

     Segala sesuatu yang mengandung kemaslahatan yang lebih besar dari pada kerusakannya, maka hal terdebut tidak mustahil jik diperintahkan oleh Allah, Baik dalam bentuk wajib maupun sunah. BEgitu sebaliknya, jika segala sesuatu yang hanya mengandung kemudharatannya, kerusakn, bencana, dan bahkan hal tersebut sangat berdominan, maka hal tersebut dilarang bahkan diharamkan. Jika kita cermati, antara perempuan yang menutup aurat dengan perempuan yang membiarkan tetap terbuka mak perempuan yang membiarksn tetap terbuka akan lebih banyak mudharatnya dari pada manfaatnya.

     Pada dasarnya laki-laki dan perempuan diciptakan oleh Allah sama, dari jenis yang satu. Akan tetapi, ada hal yang memeang tidak dapat dibedakan sama sekali antara laki-laki dan perempuan. Keduanya memiliki kedududkan yang sama, dalam peribadatan,secara umum, mereka memiliki hak dan kewajiban yang tidak berbeda.

Selain Allah memerintahkan sesuatu yang bersifat umum,islam juga memperinci bagian-bagian tubuh perempuan dan laki-laki yang harus ditutupi. Bagi kaum laki-laki dan perempuan untuk menutupi bagian-bagian tersebut bisa dikenal dengan "satar".

     Lalu mengapa aurat itu mesti di tutup?Menutup aurat itu sangatlah penting karna aurat dapat menimbulkan syahwat bagi yang memandangnya, bahkan lebih dari itu dapat menimbulkan tindakan-tindakan yang tercela. Untuk menghindari hal-hal yang demikian inilah kemudian menutup aurat itu wajib. Memang tubuh sebagai sebbuah anugrah yang  meski disyukuri,  jangan salah mensyukuri tubuh kita dengan cara memamerkan berbagai kelebihan yang dimiliki tubuh kita. Terutama bagi kaum perempuan yang wilayah auratnya lebih besar. Kewajiban menutup menutup aurat ini tidak hanya berlaku pada saat salat saja,ataupun pada saat menghadiri pengajian, tetapi jug apada semua tempat yang memungkinkan ada laki-laki bukan muhrimnya dapat melihatnya.

      Salah Satu sebab Allah menganjurkan untuk menutup aurat adalah agar para perempuan tetap terjsga kehormatannya dan kesuciannya.Dengandemikian barang siapa saja yang menginginkan terjaga kehormatan dan kesuciannya hedaklah menutup auratnya dengan sebaik mungkin. 

Selasa, 09 Maret 2010

Pembelaan Terhadap Wanita

 Wanita selalu mendapat pembelaan dari Rosulullah SAW. dan Wanita lah yang mendapat derajat tertinggi, Bahkan bidadari syurga pun akan iri terhadap wanita, wanita yang solehah. 

"Dunia ini penuh perhiasan,dan perhiasan yang paling indah adalah wanita solehah"

(riwayat muslim)

Hadiths ini jelas menunjukkan betapa Islam memandang tinggi 
kedudukan wanita dalam kehidupan sejagat.

Dalam  surah pun yang didahulukan dalam urutan Al Quran ialah mengenai wanita (An-Nisa).

Al Quran menggambarkan wanita dalam tiga fenomena:
-Wanita sebagai fitnah dan musuh andainya mereka tidak dididik dah diasuh serta dibentuk     menurut acuan Islam.
-Wanita juga ujian bagi seseorang lelaki dalam menerajui bahtera kehidupan ke arah  kebahagiaan dan kesejahteraan hidup.
-Wanita anugerah ILLAH yang istimewa kepada lelaki yang mendambakan kemesraan dan  kebahagiaan hidup.

  Sejarah islam dihiasi juga oleh kisah-kisah wanita teladan, 

“Ada empat wanita mulia yang juga penghulu segala wanita:
Asiah binti Muzahim (isteri Firaun), Maryam binti Imran (ibunda Isa),
Khadijah binti Khuailid (isteri Rasulullah) 
dan Fatimah binti Muhammad (puteri kesayangan Rasulullah)”.(riwayat bukhori)

Hadits di atas menerangkan 4 wanita yang menjadi teladan bagi seluruh wanita

ada pun hadits di bawah ini yang menerangkan tentang wanita, di antaranya:

“Janganlah kamu nikahi wanita cantik, kelak kecantikannya itu akan membinasakanmu; janganlah kamu nikahi wanita kerana hartanya, akan menyebabkan kederhakaanmu; sebaliknya nikahilah wanita yang beragama. 
Sesungguhnya wanita yang tidak berhidung dan tuli tetapi beragama itu adalah lebih baik bagimu.”
(Riwayat Abdullah Ibn Humaid)

Antara lain, konsep isteri soleh terpapar dalam maksud firman NYA:
“… perempuan soleh mestilah taat dan memelihara kehormatan dirinya ketika ketiadaan suaminya dengan perlindungan ALLAH.” (An-Nisa’:34)

Malah, pesan Baginda:
“Jika seseorang wanita menunaikan solat lima waktu, berpuasa sebulan Ramadhan, memelihara kehormatannya dan mentaati suaminya, nescaya dia dapat masuk ke mana-mana sahaja pintu syurga menurut kehendaknya.”
(Riwayat Imam Ahmad)

Baginda berpesan lagi:
“Seseorang isteri yang meninggal dunia, sedang suaminya redha kepada kematiannya, nescaya isterinya akan masuk syurga.”
(Riwayat Al Hakim dan Tirmidzi)

Isteri soleh adalah pendidik dan pengasuh terbaik kepada anak-anaknya dan juga pendingin hati ibubapa.

Ia juga merupakan saham akhirat yang pahalanya berkekalan, biarpun ibubapa nya telah lama meninggal dunia.

Ibu adalah guru pertama anaknya.

Antara doa yang paling mustajab ialah doa seorang ibu yang soleh.